Gubug Makan Mang Engking Bali

Gubug Makan Mang Engking kini hadir di Denpasar, Bali.
Gubug Makan Mang Engking Bali adalah sebuah rumah makan yang bernuansa alam pedesaan di tengah – tengah hiruk pikuknya kota denpasar dan kuta, dengan arsitektur bangunan tradisional yang berciri khas sunda dikelilingi oleh kolam ikan yang luas,  yang menyajikan makanan khas Sunda dengan bahan – bahan yang segar.
Kami menyediakan udang hidup, gurame hidup dan kepiting hidup, cumi – cumi segar kami beli dari pasar ikan jimbaran dan sayur mayur segar kami datangkan dari bedugul setiap hari.
Pelayan – pelayan kami adalah pelayan – pelayan pilihan dan terlatih yang siap memberikan pelayanan kepada tamu – tamu kami dengan senyum yang ramah dan tepat waktu.
Gubug Makan Mang Engking Bali menjamin kepuasan setiap tamu-tamu dengan mengedepankan mutu pelayanan yang ramah, makanan dengan cita rasa yang tinggi dan enak, serta suasana makan yang nyaman.
Gubug Makan Mang Engking Bali bukan hanya sebuah Rumah Makan tapi juga tempat rekreasi yang sangat  nyaman dengan fasilitas yang lengkap, tersedia juga tempat main anak-anak dan tempat parkir yang luas.

Untuk itu, jangan lewatkan liburan anda, datang dan nikmati makan siang ataupun makan malam anda di Gubug Makan Mang Engking Bali.

**

Sekilas Tentang Pendirinya : Mang Engking Sodikin

Engking Sodikin (45) atau lebih dikenal Mang Engking, adalah pemilik dari Gubug Makan Mang Engking, sebuah rumah makan khas  pedesaan dengan nuansa alam dengan ciri gubug diatas kolam budidaya udang dan ikan air tawar. Mang Engking berasal dari Tasik Malaya, berawal dari kehidupan yang sederhana, di tahun 1996 Mang Engking dan keluarga hijrah ke Yogyakarta untuk mengembangkan keahliannya dalam bidang budidaya udang galah dan ikan air tawar. Keahlian tersebut didapatnya secara turun temurun dari keluarganya.
Sebelumnya dia memasarkan udang galah tersebut sebagai pasokan restoran dan hotel – hotel di Bali, tapi karena terjadi tragedi Bom Bali I, ia cukup sulit memasarkan udang galahnya masuk ke Bali.

Ketika berprofesi sebagai pembudidaya udang dan ikan air tawar, secara tidak sengaja banyak orang yang suka memancing ke kolam Mang Engking, mereka suka menghabiskan waktu hingga larut, sehingga banyak yang minta hasil pancingan mereka untuk dimasak oleh istri Mang Engking, dan pada akhirnya timbul gubug – gubug diatas kolam tersebut yang terkenal dengan sebutan Gubug Makan Mang Engking.

Saking banyaknya tamu-tamu yang ingin menikmati makan di Gubug Makan Mang Engking, maka Mang Engking membuka cabang di beberapa kota yang lain. Hingga kini Mang Engking sudah mempunyai 6 cabang, yaitu di Soragan-Yogyakarta, Pandaan – Jawa Timur, Depok – Jawa Barat, Cibubur – Jakarta, dan Denpasar – Bali.

Gubug Makan Mang Engking mempunyai standar tinggi terhadap Udang budidayanya, cita rasa yang tinggi terhadap menu-menu masakannya dan konsisten terhadap standar tinggi yang dipatoknya.

mangengking

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s