David Beckham Masih Pesepakbola Terkaya

VIVAnews – David Beckham sekali lagi dinobatkan oleh majalah AS, Forbes sebagai pesepakbola dengan penghasilan tertinggi. Sisanya diisi para pemain Premier League dan La Liga.

Mantan kapten Inggris 35 tahun ini berpenghasilan sekitar 30 juta euro atau Rp 357,6 miliar per tahun. Ini didapatkan dari gaji di klub MLS, Los Angeles Galaxy dan kontrak sponsor Adidas.

Sayangnya, peluang Becks menambah penghasilan terganggu dengan kemungkinan besar ia absen di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan akibat cedera tendon Achilles.

Megastar Real Madrid, Cristiano Ronaldo menyusul dalam daftar Forbes. CR9 mempunyai penghasilan 22 juta euro setahun. Nyaris setengah dari penghasilan Ronaldo berasal dari kontrak dengan sponsor Nike.

Winger Portugal ini dikontrak Los Merengues, musim panas lalu, dari Manchester United selama enam tahun senilai 11 juta euro tahun ini. Kontrak Ronaldo naik 25 persen di tahun kedua dan seterusnya.

Rekan setim Ronaldo, Ricardo Kaka melengkapi daftar tiga besar dengan penghasilan 17,5 juta euro per tahun. Dan kompatriot Brasil Kaka, Ronaldinho berada di posisi 4 dengan jumlah penghasilan sama.

Kapten Prancis dan penyerang Barcelona, Thierry Henry berada di posisi 5 dengan penghasilan 16 juta euro setahun. Penghasilan Henry bisa berlipat jika rumor kepindahannya ke MLS menyusul Beckham di akhir musim ini benar adanya. Henry selama ini dihubungkan dengan New York Red Bulls.

Pemain Terbaik FIFA dan peraih Ballon d’Or (Terbaik Eropa) 2009, Lionel Messi berada di posisi 6 dengan penghasilan 14 juta euro.

Berikut daftar 10 pesepakbola terkaya versi Forbes:

1. David Beckham (LA Galaxy & Milan) : €30 m

2. Cristiano Ronaldo (Real Madrid) : €22 m

3. Ricardo Kaka (Real Madrid) : €17,5 m

4. Ronaldinho (Milan) : €17,5 m

5. Thierry Henry (Barcelona) : €16 m

6. Lionel Messi (Barcelona) : €14 m

7. Frank Lampard (Chelsea) : €12 m

8. John Terry (Chelsea) : €11 m

9. Zlatan Ibrahimovic (Barcelona) : €11 m

10. Steven Gerrard (Liverpool) : €10,5 m (Goal, has)

Cium-Mencium Bibir di Lapangan

Peristiwa ciuman yang dilakukan Gary Neville dan Paul Scholes akhir pekan kemarin mengejutkan publik. Tapi tak perlu kaget sebenarnya, karena sudah pernah ada yang melakukan itu sebelumnya.

Ciuman Neville dengan Scholes terjadi usai pertandingan Manchester City kontra Manchester United. Scholes yang mencetak gol kemenangan MU di menit terakhir mendapat ciuman di bibir dari Neville.

Kontan peristiwa itu menjadi pembicaraan publik. Ciuman (di bibir) yang dilakukan dua orang pesepakbola, jelas tidak lazim. Apalagi, baik Neville dan Scholes adalah dua pria straight yang sama-sama sudah punya istri.

Tapi tindakan dua pemain senior MU itu bukanlah yang pertama. Sebelum ini, sudah pernah terjadi ciuman antara dua pesepakbola, seperti yang dilakukan dua pemain Liverpool, Steven Gerrard dan Xabi Alonso.

Keduanya berciuman di bibir selama lebih kurang satu detik dalam perayaan keberhasilan Liverpool menjuarai trofi Liga Champions tahun 2005 di Istanbul, Turki.

Saat itu, keduanya masih lajang, meski sudah punya pacar. Sebagai catatan, Gerrard menikahi Alex Curran pada tahun 2007, sedangkan Alonso menikahi Nagore Aranburu pada Juli 2009 meski mereka telah punya anak tahun 2008.

Nah, jauh sebelum itu lagi, ciuman dua pesepakbola juga dilakukan oleh dua bintang Argentina yang bermain di Boca Juniors, yakni Diego Maradona dan Claudio Caniggia.

Pada tahun 1995, Maradona bergabung dengan Boca dan bereuni dengan Caniggia, sahabat dekatnya. Saat itu, Maradona berjanji akan memberi ciuman untuk setiap gol yang dicetak Caniggia.

Rupanya, tindakan Maradona ini mendatangkan rasa cemburu kepada istri Caniggia saat itu, Mariana Nannis, yang entah berkelakar atau tidak menyebut Maradona jatuh cinta dengan suaminya. “Pasti karena rambutnya yang pirang dan ototnya yang kekar,” tutur Nannis yang mantan model itu.

Tidak pernah ada catatan kapan pertama kalinya ciuman dua pesepakbola pria terjadi. Bagi sebagian orang, tindakan tersebut mengejutkan, tapi buat yang lain mungkin saja tidak. Penilain akhirnya kembali kepada masing-masing orang.

detiksport
( arp / a2s )

Fabregas Akan Kembali ke Barcelona

Cesc Fabregas

London – Cesc Fabregas masih impikan Barcelona. Kendati masih berkomitmen memperkuat Arsenal, skipper 22 tahun itu menegaskan akan tetap kembali ke Barcelona suatu hari nanti.

Bakat alami sepakbola Fabregas yang kala itu membela tim yunior Barcelona menarik perhatian Arsene Wenger. Tidak lama kemudian, Fabregas diboyong ke Arsenal pada 2003 dan hingga kini pemain Spanyol itu telah banyak menuai sukses.

Meskipun demikian, kecintaan Fabregas terhadap Barcelona tetap tidak luntur. Pemegang 47 caps bersama Spanyol ini kembali menegaskan ingin kembali berkarir di Barcelona yang berandil besar menjadikannya seorang pemain hebat seperti sekarang.

“Saya tidak menyembunyikan fakta bahwa suatu hari nanti saya akan kembali ke Barcelona,” aku Fabregas kepada Radio Catalunya yang dilansir Sportinglife.

“Sejak saya berumur sembilan bulan, kakek saya mengajak saya ke stadion Barca dan saya menghabiskan seluruh hidup saya dengan memakai seragam mereka.”

“Untuk satu alasan atau yang lain saya harus pergi, tapi tidak ada yang mengetahui apa yang akan terjadi.”

Meskipun menegaskan akan meninggalkan Arsenal suatu hari nanti, namun Fabregas membantah keras bahwa hal itu akan terjadi dalam waktu dekat.

“Saya belum dihubungi oleh pihak manapun hingga saat ini. Tidak juga dari agen saya. Tapi saya dapat berbicara dari apa yang saya tahu dan menjawab apa yang
saya tahu.”

Untuk memagari salah satu asetnya paling berharga ini, Arsenal dilaporkan tengah menyodori kontrak baru kepada Fabregas. Konon, jika dia bersedia memperpanjang kontraknya, Fabregas akan menerima bayaran senilai 120 ribu pounds per pekan sekaligus yang tertinggi dalam sejarah gaji pemain di Arsenal.

Okdwitya Karina Sari – detiksport
( roz / roz )