Facebook Diblokir Saat Jam Kerja Pemda

Martapura-Pemerintah Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan membatasi penggunaan situs jejaring sosial Facebook di lingkungan mereka selama jam kerja.

“Penggunaan Facebook yang diakses melalui jaringan hotspot Bagian Humas di lingkungan Sekretariat Daerah dibatasi dan diblokir untuk sementara waktu,” ujar Kabag Humas Setdakab Banjar, Azwar, di Martapura, Kamis.

Ia mengatakan, penggunaan Facebook dibatasi mulai pukul 08:00 Wita hingga pukul 13:00 Wita dan selama rentang waktu itu situs pertemanan didunia maya tersebut tidak bisa diakses karena sengaja diblokir.

“Pemblokiran hanya dilakukan terhadap situs Facebook, sedangkan situs lainnya seperti situs resmi Pemkab Banjar maupun situs lainnya terkait informasi guna menunjang pekerjaan masih bisa diakses pegawai,” ungkapnya.

Selain memberikan akses internet gratis bagi seluruh pegawai di kantor Pemda, Humas Pemkab Banjar juga menyediakan hotspot gratis yang bisa diakses seluruh lapisan masyarakat yang berada di lapangan depan Pertokoan Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura.

Azwar mengemukakan tujuan pemblokiran Facebook itu agar seluruh pegawai di lingkungan Pemda setempat dapat menjalankan tugas dan kewajibannya secara fokus dan profesional.

“Disisi lain, tujuannya agar tidak mengganggu konsentrasi pegawai sehingga bisa menggunakan akses internet gratis itu sesuai kebutuhan pekerjaan di bidang dan bagian masing-masing,” katanya.

“Penggunaan Facebook di lingkungan sekretariat setiap hari bisa mencapai 200 lebih pengguna. Untuk menghindari pegawai bermain Facebook di saat jam kerja maka situs tersebut diblokir,” ujar dia

Dia mengakui, penggunaan teknologi informasi sangat diperlukan terutama bagi instansi pemerintah yang memiliki peranan menyampaikan setiap informasi dan program yang direncanakan.

Informasi yang disampaikan diantaranya langkah pemerintah mewujudkan program pemerintahan yang baik (Good Governance).

Sumber : Antara News
(ANT/A038)

Sacchi: Inter Milan Tim Terbaik Italia

MILAN – Arrigo Sacchi menegaskan Inter Milan memang pantas keluar sebagai pemenang dalam derby Milano menghadapi mantan klub asuhannya AC Milan, akhir pekan lalu. Menurut Sacchi, I Nerazzurri untuk saat ini merupakan tim terbaik di tanah Italia.

Kemenangan 2-0 atas Milan memang kian menegaskan dominasi Inter di pentas Serie A. Sacchi pun percaya hal itu. Sebab menurutnya, Inter memiliki tim solid yang selalu mampu menampilkan permainan apik di semua aspek.

“Inter telah menunjukkan kekuatannya,” ungkap Sacchi sebagaimana dilansir Tribalfootball, Selasa (26/1/2010).

“Mereka telah membunuh Milan dari seluruh sudut pandang manapun. Mereka unggul baik dari segi teknik, fisik, mental dan juga taktik,” tambahnya menilik duel derby della Madonnina, kemarin.

Dalam kesempatan ini, Sacchi juga membantah anggapan sebagian kalangan yang menyebut bahwa kekalahan Milan tak lepas dari absennya sang jenderal di lini belakang, Alessandro Nesta.

“Tampil atau tidaknya Nesta tampaknya bukan alasan. Sekalipun dia (Nesta) tampil, saya rasa itu takkan membuat banyak perbedaan,” lanjut arsitek Rossoneri di era 1987-1991 dan 1996-1997 itu.

“Meskipun dalam laga tersebut Milan juga diperkuat Diego Maradona di lapangan, saya rasa itu juga takkan banyak berpengaruh,” imbuhnya.

“Intinya, dalam pertandingan tersebut Inter pantas meraih kemenangan. Sejauh ini, saya lihat Inter adalah tim terbaik di Milan dan juga Italia,” tutup pria 63 tahun ini.

Achmad Firdaus – Okezone
(acf)

Sepatu Bola Piala Dunia 2010 Made In Tangerang

Banten – Indonesia patut berbangga, meski tim nasionalnya tidak ikut masuk putaran final Piala Dunia 2010, namun beberapa produk-produk kebutuhan Piala Dunia seperti sepatu ternyata dibuat di Indonesia. Salahnya satunya produk sepatu sport merek Mizuno asal Jepang, ternyata dibuat oleh PT Panarub Dwikarya, Tangerang Banten.

Chairman PT Panarub Dwikarya Hendrik Sasmita mengatakan merek-merek sepatu terkenal seperti Adidas telah diproduksi oleh pihaknya khususnya untuk sepatu sport kelas atas. Bahkan sepatu sport merek terkenal Mizuno untuk kebutuhan Piala Dunia mulai diproduksi bulan Mei 2009 oleh Panarub.

“Mizuno yang dibuat disini yang high end sepatu bola, termasuk yang untuk World cup,” kata Hendrik di pabriknya Karawaci, Banten, Rabu (27/1/2010).

Ia memperkirakan ekspor sepatu sport khususnya untuk sepatu sepak bola akan mengalami kenaikan ekspor hingga 15% pada tahun ini. Misalnya saja pada tahun 2009 lalu pihaknya mampu mengekspor 8 juta pasang untuk merek Adidas.

Ia menjelaskan merek Mizuno merupakan merek prinsipal asal Jepang, untuk tahun 2009 lalu Panarub dipercaya memproduksi merek Mizuno sekitar 70.000 pasang per bulan. Kedepannya perlahan-lahan akan meningkat hingga 150.000 pasang per bulan.

Selama setahun ini Mizuno diekspor ke beberapa negara seperti Jepang, AS, dan negara lainnya. Rencananya produk Mizuno akan difokuskan di pabrik III Panarub di Cikupa Tangerang dengan kapasitas 7 juta pasang per tahun, meski saat ini masih diproduksi di pabrik I dan II di Karawaci Tangerang.

Selama ini PT Panarub dipercaya memproduksi produk-produk sepatu sport dunia seperti New Balance, Mizuno, Adidas yang berorientasi ekspor dan Specs khusus untuk dipasarkan dalam negeri.

Panarub mulai tahun lalu juga mendapat kepercayaan memproduksi 270.000 pasang merek New Balance per bulan, yang merupakan merek asal AS. Produksinya akan ditingkatkan hingga 1 juta pasang per bulan atau 12 juta per tahun dengan tambahan tenaga kerja hingga 6000 orang. Hingga kini total tenaga kerja di Panarub mencapai 16.000 orang karyawan.

Suhendra – detikFinance
(hen/qom)